Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2009

Kesetiaan

Malam hari.......
Gerimis datang lagi
Hadirkan utuh sosok bayangmu
Ada setetes ragu datang mengganggu mimpiku
Masihkah setia yang kau titikan dulu
Tetap utuh menemaniku?
Lewat untaian kata-kata ini
Kukirimkan bisik suara hati
Bahwa setia dan rinduku
Masih tetap milikmu
Oh angin malam.....
Bisikan padanya, betapa aku gelisah
Betapa aku rindu padanya
Ku ingin dia selalu menemaniku
Disini.......
By Meta Pramesty (28 Agustus '08)

Laksana Embun Pagi

Hadirmu dihatiku ciptakan kehidupan
Karenamu nafas ini mampu bertahan
Hari demi hari terasa berarti
Saat dirimu hadir untukku
Berat beban ini tak kurasakan lagi
Aku takut hadirmu hanya sesaat
Harapan demi harapan aku impikan
Agar dirimu slalu hadir dalam hidupku
Gelapnya malam mulai mengganggu
Saat kau pergi meninggalkanku
Kehadiranmu begitu misteri
Karena hadirmu begitu cepat berlalu
Bagiku kau laksana embun pagi
Datang tuk menyejukkan malam ini
Dan pergi saat cahaya pagi kembali
By Icha Resty (iqa_resty@yahoo.com)

Antara Dosa

Sesungguhnya....
Keindahan dalam fatamorgana
Terpasung dijiwa para pendosa
Gelap yang pekat 'tlah menghitamkan nyawa tak berjasad
Dan serpihan maaf tak terucap
Mampu membingkai dosa tak bertuan
Remah-remah sisa kebencian
Kini terpungut manis tergenggam
Lalu masihkah ada suatu ampunan
Yang bertengger dalam sanubari laknat
Tanpa ujung,tanpa rasa,tanpa hasrat
Dan,...
Kemana lagi nikmat kan tereguk dalam hangat
By Nova

Senin, 05 Januari 2009

Maaf, Kupaksa cintaku

Meniti waktu
menggurat takdir
Ketika temaran menyapa
Diatas sana bulan masih bersinar
Disana gelombang laut masih pasang
Dan disana
Tegar cemara menghadang angin
Namun disini
Disini aku masih menanti
Disini aku masih bermimpi
Dilubuk hati ini
Engkau masih bertahta
Meski kasihmu entah kemana
Hatimu pergi entah untuk siapa
Angin masih berhembus
Mentari masih berpijar
Dan aku kan setia menunggumu
Untukku.......
By Nova

Jumat, 05 Desember 2008

Asaku Dalam Penantian

Berdiri dala senja yang mulai menutup matanya
Dengan keindahanmu aku merasakan dunia begitu berarti
Saat aku memandangmu
Aku merasa jiwa ini terbang meninggalkan tubuh lemah ini
Apakah kedua tanganku mampu menggapai asa yang ku lambai padamu?
Atau hanya berharap pada asa yang meredup dan seolah menjauh dariku
Mati secara perlahan oleh ketidak pastian pada penantianku
Akankah hariku menjadi asa bagimu?
Jerat langkah ini selalu dalam namamu
Memanggil bayangmu dalam lorong kosong
Saat hatimu menepi dalam hatiku
Aku temui kedamaian disana

Kamis, 04 Desember 2008

Cinta yang 'tlah pergi (memory 23 nov '08)

Rasa itu tak pernah lagi kurasakan,ku tak mengerti lagi arti kesederhanaan cintamu untukku.Aku tak tau apa yang ingin kau berikan padaku.
"cinta"jawabmu!
Apa itu cinta?Kau saja tak penah memahami arti cinta yang sebenarnya,tak pernah!!
Aku saja masih disini menanti ketulusan cintamu,cinta yang sederhana...
Tapi sampai kapan?!?
Sedangkan aku tak ada lagi dalam ingatanmu.Dan kini ku sadari,cinta itu telah pergi dari kita 'dari hatimu'.
Percuma aku masih disini,dengan kehampaan,dengan tangis dan air mata yang tak lagi menetes.
Rindu,rasa itu yang masih selalu ku rasakan.Aku ingin melihat senyummu lagi,senyum terindah yang terangkai diwajahmu.Tatap teduhmu yang menenangkan,sikapmu yang tak pernah tergantikan dan aku benar2 menganggapmu sebagai yang terindah.Tapi itu dulu dan sekarang 'entah'.
Apakah aku masih harus tetap disini ataukah berbalik atau melangkah maju melalui jalan lain yang belum pernah kita lalui?'tanpa bayangmu'.
Tapi sepertinya ku tak pernah rela meninggalkan jejakku untuk pergi melupakan semuanya.Tapi untuk apa aku masih berdiri disini,sendiri,sepi dan terkikis oleh waktu yang kian menepi.
Biarlah cinta itu memilih jalannya sendiri.Mungkin ia sudah bosan melihat dan mengikutiku yang tak kunjung berubah.
Pergilah...!!!
Tinggalkan aku,jangan pernah berbalik dan menoleh kepadaku.Jangan pernah lagi menuntunku dijalanmu,aku tak sanggup bila harus ada luka lagi.Dan sekali bagiku sudah lebih dari cukup.
Senyum terakhir,isak terakhir kini sudah berakhir.Tak perlu disesali karena smuanya indah tak sedikitpun yang buruk.Smua masih tersimpan dihatiku sebagai kenangan yang tak terlupakan.
Mungkin aku memang tak pantas menerima segalanya darimu.Walau hanya ketulusan hatimu,meski hanya kesederhanaan cintamu.Aku tau,aku terlalu 'hitam' untuk menjadi 'putih'.
Cinta.....
Terima kasih,karena kau pernah memberiku mimpi yang terindah.